Ketua LSM KPK RI Kuansing Fathul Mu'in: Dugaan OTT KPK Harus Jadi Peringatan bagi Pejabat untuk Transparan Kelola Keuangan Daerah
Terkini
01 Jul 2026 00:12
•
2 min read
•
80 views
•
By admin
Ketua LSM KPK RI Kuansing Fathul Mu'in
KUANTAN SINGINGI – Ketua LSM KPK RI Kabupaten Kuantan Singingi, Fathul Mu'in, angkat bicara terkait mencuatnya dugaan operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kabupaten Kuantan Singingi. Menurutnya, terlepas dari proses hukum yang masih berlangsung, peristiwa tersebut harus menjadi pengingat bagi seluruh pejabat daerah agar semakin berhati-hati dalam menjalankan tugas dan mengelola keuangan negara.
Fathul Mu'in mengatakan, transparansi, akuntabilitas, serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan merupakan kunci utama dalam menciptakan pemerintahan yang bersih dan berintegritas. Ia berharap seluruh aparatur pemerintahan menjadikan peristiwa ini sebagai momentum untuk memperkuat tata kelola keuangan daerah yang lebih baik.
"Setiap pejabat publik harus menyadari bahwa amanah yang diberikan masyarakat harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Pengelolaan anggaran daerah harus dilakukan secara terbuka, profesional, dan sesuai aturan agar terhindar dari persoalan hukum," ujar Fathul Mu'in.
Ia juga menilai pengawasan terhadap penggunaan anggaran harus terus diperkuat, baik melalui sistem pengawasan internal pemerintah maupun partisipasi aktif masyarakat. Menurutnya, budaya antikorupsi harus dibangun sejak dini di seluruh lini pemerintahan demi mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas.
Fathul Mu'in mengajak seluruh masyarakat untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan serta tidak mudah terpengaruh oleh berbagai informasi yang belum terverifikasi. Ia menegaskan bahwa asas praduga tak bersalah harus tetap dijunjung tinggi hingga ada penetapan dan keterangan resmi dari aparat penegak hukum.
"Harapan kami, seluruh pejabat di Kabupaten Kuantan Singingi semakin berhati-hati, menjaga integritas, dan mengedepankan transparansi dalam setiap pengelolaan keuangan daerah. Dengan demikian, kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dapat terus terjaga," tutupnya.
(Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Related Articles
Recent Articles
•
bernama Diego berusia 17 tahun mati di PLG Minas akibat gangguan saluran pencernaan
•
Kinerja nyata: Polres Bengkalis Musnahkan 68,6 Kg Sabu Bernilai Rp68 Miliar
•
5.983 Hotspot Terdeteksi di Sumatera, Sumsel Terdeteksi 4.169 Titik, Riau 115
•
Kinerja Nyata; Polres Bengkalis Gagalkan Penyelundupan 65 Kg Sabu Asal Malaysia
•
SOROTAN MASYARAKAT TERKAIT DUGAAN PENGELOLAAN LIMBAH B3
•
POLRES KUANTAN SINGINGI RESMI TETAPKAN PEMILIK AKUN TIKTOK "POLDA STG" JADI TERSANGKA
•
Mau Rampok Daerah Atau Mau Bangun Daerah, Jangan Korbankan Regulasi, Rumpon Tetap Di Lingkar Dan Papa Lele Tetap Dapat Ikan
•
Usut Tuntas Dugaan Pungutan Ilegal Dan Bekingan Kapal Pelingkar
•
AHMAD NUR FAIZI & ZIA: Kolaborasi Dua Daerah, Satu Hati – Menebar Edukasi & Sholawat yang Menghibur & Membawa Berkah
•
FAIZ: Karya yang Membawa Keberkahan di Dunia Maya
Popular Articles
•
Aktivitas Judi Cap-Jeky dan Peredaran Miras di Gejugjati Berjalan Terbuka, Warga Kesulitan Melapor dan Meminta Kepastian Tindakan
•
PERNYATAAN RESMI: PENEGASAN TERKAIT ISU DAN INFORMASI YANG BEREDAR
•
Ada apa dan kenapa: Tambang Emas Ilegal Batang Natal Menantang Hukum, Nama Rahmad "Toke" Mencuat Ke Publik
•
Klarifikasi Berdasarkan Bukti Percakapan: Keterlibatan Aktif Soleh dan Mujianto dalam Usaha Perjudian Ilegal
•
RSUD Arifin Achmad Buka Lowongan 94 Nakes, Seleksi Gunakan Sistem CAT BKN, Rekrutmen Dibuka Agustus Ini